“Doa Malam Nisfu Sya’ban”

caramembuatblog,mywapblog.com
Tepat setelah nenek saya berteriak-teriak ketika menonton film “Uttaran”, adzan maghribpun berkumandang. Jarak rumah yang kurang dari 10 meter menuju masjid seakan-akan saya sangat sepakat kalau semisal ada kebijakan tentang pemakaian pengeras suara di tempat ibadah. Namun bukan berarti saya menolak untuk memenuhi panggilan Tuhan itu lho ya.. Selepas puji-pujian yang dilantunkan oleh anak-anak di sekitar masjid usai, saya beranjak menuju ke masjid untuk menunaikan ibadah salat maghrib.

Salat maghrib usai, wiridan rampung, dan ditutup dengan ber-mushafahahdengan para jama’ah, saya pulang kembali ke rumah. Selang 5 menit saya masuk ke dalam rumah ada siaran pengumuman dari masjid bahwa para jama’ah masjid diharapkan bisa mengikuti pembacaan Surat Yasin tiga kali dalam rangka malam nisfu Sya’ban secara berjamaah sesuai tradisi tahunan di kampung saya. 15 menit pasca pengumuman saya berangkat menuju masjid untuk mengikuti tradisi yang baik ini, atau bahasa santrinya al-qadim as-shalih.

Sebelum dimulai imam menjelaskan fadhilah membaca doa nisfu Sya’ban dan doa apa saja yang akan dipanjatkan. Belia ini mengatakan agar para jama’ah ketika selesai membaca surat Yasin yang pertama berdoa agar diberi panjang umur, yang kedua berdoa agar diberi rezeki yang baik dan lancar dan yang ketiga berdoa agar diberi ke-istiqomah-an dalam beribadah kepada Allah. Kalau boleh mengutip, saya mengambil sebuah marja’ dari kitab baru yang ditulis oleh kyai saya di pesantren sebagai berikut:

"كما قال بعضهم أن تقرأها ليلة النصف من شعبان ثلاث مرات الأولى بنية طول العمر و الثانية بنية دفع البلاء و الثالثة بنية الإستغناء عن الناس."
Artinya:
“sebagaimana pendapat beberapa ulama’, apabila seseorang membaca (surat yasin) di malam nisfu Sya’ban sebanyak tiga kali, (setelah membaca yasin) yang pertama(berdoa) dengan niat agar diberi panjang umur, yang kedua dengan niat agar dijauhkan dari bahaya, dan yang ketiga dengan niat diberi rasa cukup.”


Memang dari anjuran doa yang dipanjatkan, keduanya ada letak perbedaan masing-masing. Namun pada dasarnya, keduanya adalah sama. Yap, sama-sama berorientasi pada individualisme dan sama-sama tidak mengandung aspek sosial. Bagaimana mungkin kerja jama’ah (sosial) mengusung semangat individual?

Tentu saya sangat memegang teguh prinsip bahwa “Islam Sholih li kulli zaman wa makan”. Sebuah dasar bahwa Islam harus mampu berdialog dengan realitas dimana ia hidup, Islam harus mampu menjadi spirit bagi umatnya dalam waktu yang panjang, Islam harus mampu menjawab kebutuhan dan tantangan umatnya secara luas yang tersebar di seluruh dunia. Hal ini berimplikasi juga pada pandangan saya tentang bagaimana dan apa yang seharusnya kita panjatkan pada malam nisfu Sya’ban.

Malam nisfu Sya’ban adalah momentum yang tepat untuk kembali melihat persoalan masyarakat pada umumnya dan kaum muslim pada khususnya. Sehingga momentum ini benar-benar mampu menjadi tempat sekaligus waktu yang tepat untuk membangun solidaritas dalam menghadapi persoalan yang terjadi dalam bingkai pembacaan surat Yasin dan doa nisfu Sya’ban bersama.

Saya membayangkan sekaligus menawarkan jika pada malam ini bagi kalian yang belum sempat membaca surat Yasin dan memanjatkan doa nisfu Sya’ban secara berjamaah, bahwa doa yang seharusnya dilantunkan kehadirat Tuhan sebagai berikut, pertama, berdoa agar saudara kita, baik perasudaraan dalam konteks ukhuwah basyariah, wathoniyah, maupun diniyyah, yang sedang berjuang mempertahankan alamnya yang lestari, tanah airnya sendiri atau tanah dimana mereka tinggal diberi kekuatan dan berakhir pada kemenangan.

Kedua, berdoa agar mereka para perusak kelestarian alam, para pengekang kebebasan, para perebut hak-hak masyarakat kecil diberikan balasan yang setimpal oleh Sang Maha Kuasa.

Ketiga, berdoa agar bangsa ini bisa diselamatkan dari bahaya fasisme, kaki tangan setan kapitalisme dan kekuasaan yang menindas.

Bagi saya, meskipun doa ini dilantunkan dalam ruang terbatas di sepertiga malam, ini lebih menyentuh persoalan riil yang terjadi di masyarakat. Tentu doa pada malam nisfu Sya’ban ini bukan akhir dari sebuah keharusan, namun dalam bahasa Al-Quran, saya mengibaratkan jika anda telah berdoa sebagaimana apa yang saya anjurkan, maka anda telah masuk dalam kategori wal ladzina amanu. Sehingga derajat anda akan sempurna sebagai wal ladzina amanu wa amilus sholihati dengan terjun langsung bersama para pejuang kemanusiaan dan layak mendapat ajrun ghoiru mamnun....


Selamat bermalam Nisfu Sya’ban dan selamat mencoba!

COMMENTS

Name

artikel,253,berita,103,Cerpen,4,esai,26,Fotografi,19,hiburan,7,jualbeli,1,kolom,4,opini,2,Puisi,20,resensi,3,sastra,14,semartv,5,
ltr
item
SemarNews.com: “Doa Malam Nisfu Sya’ban”
“Doa Malam Nisfu Sya’ban”
https://2.bp.blogspot.com/-ZHAp6Logryc/V0GF1PswyiI/AAAAAAAAApY/vVXoADtMa54ZYnnJ9knoEi67TLY8RZBOgCLcB/s640/profil.png
https://2.bp.blogspot.com/-ZHAp6Logryc/V0GF1PswyiI/AAAAAAAAApY/vVXoADtMa54ZYnnJ9knoEi67TLY8RZBOgCLcB/s72-c/profil.png
SemarNews.com
https://www.semarnews.com/2016/05/doa-malam-nisfu-syaban.html
https://www.semarnews.com/
https://www.semarnews.com/
https://www.semarnews.com/2016/05/doa-malam-nisfu-syaban.html
true
6531980057997603091
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy