Tips-Tips Dasar untuk Demonstran Pemula



Dear pembaca ngeprof.com yang sholih-sholihah, masihkah ingat dengan tulisan ndan Abdul Ghofar yang berjudul Demo itu Barokah? Dengan seabrek alasan dan analisa yang mendalam, beliau mencoba menguak berbagai manfaat yang bisa didapatkan oleh para massa aksi, termasuk didalamnya sebagai sarana untuk mendapatkan pacar. Nah lhoo, ini info penting untuk jomblowan-jomblowati sedunia, wa bil khusus wilayah Ngaliyan.

Namun, ada hal yang patut disayangkan dari tulisan beliau, yakni tiadanya tips bagi mahasiswa yang memiliki cita-cita menjadi demonstran, minimal agar bisa menjadi demonstran yang berada dalam fase faham kondisi, bukan sekedar dikondisikan, apalagi terkondisikan. Sehingga untuk itulah tulisan ini muncul; sebagai pelengkap dan penyempurna dan ­khatamul kitabah dari tulisan Yang Mulia Ndan Provokator Abdul Ghoffar.

Masalah ke-shahihan- tulisan, jangan diragukan, karena sanad tulisan ini langsung terhubung kepada para pelaku, senior maupun alumni demonstran-demonstran yang stratanya hanya dua atau tiga strip dibawah Soe Hok Gie, itu lho, demonstran legendaris angkatan '66 yang catatan hariannya pernah difilmkan oleh Riri Riza, kalian tau to?

Ya, barangkali hanya matan nya yang sedikit berbeda, namun tidak mengurangi derajat ke-shahih-an tulisan ini.

Berikut tips-tips bagi kalian yang ingin menjadi demonstran dengan fase paham kondisi:

1.    Pintar-pintarlah membagi waktu
Pertama kali yang harus kalian lakukan untuk menjadi demonstran dengan pase faham kondisi adalah membagi waktu kalian sebaik mungkin, termasuk waktu kuliah, waktu tidur, waktu keluarga, waktu pacaran, waktu ngopi, dan juga waktu demo.

Hal ini berkaitan erat dengan kebijakan kampus yang mensyaratkan absen maksimal bagi mahasiswa untuk bisa mengikuti ujian akhir adalah 25%. Hitungan matematisnya, jika satu semester dihitung dengan 16 kali pertemuan, maka maksimal kita hanya boleh bolos sebanyak 4 kali. 

Nah, jika tidak pintar membagi waktu, maka bisa dipastikan kalian tidak akan lulus dalam mata kuliah tertentu, akibatnya kalian harus mengulangi mata kuliah tersebut pada tahun depan bareng adek-adek gemes, itupun kalau kurikulumnya masih sama dan mata kuliahnya masih keluar. 

Kalau kedua hal tersebut tidak terpenuhi, maka kalian harus mengajukan mata kuliah pada bagian akademik yag tentunya akan memberi kalian ceramah yang lebih panjang dari khutbah nikah. Meski pada akhirnya mata kuliahnya keluar, kalian harus menghadapi hal yang paling horor, yakni menjadi mahasiswa tunggal. Bisa kalian bayangkan bagaimana rasanya kuliah sendirian tanpa kawan dikelas? Entah, penulis tidak bisa membayangkannya. 

Usul konkrit dari penulis, jangan pernah bolos kuliah kecuali untuk demo dan sesuatu  yang sangat penting, seperti sakit ataupun kegiatan organisasi. Orang bijak dari Kecamatan Ngaliyan pernah berkata, “Ojo ngasi kuliahmu ngganggu demomu”

2.      Rajin-rajinlah membaca

Langkah kedua untuk menjadi demonstran dengan fase paham kondisi adalah banyak membaca, banyak-banyaklah iqro’, seperti ayat pertama yang turun dalam Islam; iqro’, bacalah, belajarlah!

Kenapa harus membaca? Untuk menjadi demonstran yang paham kondisi, kalian harus mengetahui untuk apa kalian turun aksi, setidaknya kalian bisa memiliki kemantapan analisa mengenai isu yang akan kalian angkat; sebaik-baik analisa dan setajam-tajam analisa. 

Tentu bisa dibayangkan jika menjadi demonstran tanpa iqro’ terlebih dahulu, kalian hanya akan menjadi massa aksi yang penurut dan mudah dikondisikan, akibat terburuknya yakni, kalian akan jerumus dalam penyakit paling kronis dalam sejarah aksi massa, yakni aksi bayaran untuk kepentingan sekelompok orang. 

Tentu kalian tidak mau dikatakan sebagai pasukan nasi bungkus bukan? Makanya, rajinlah membaca; membaca buku, membaca situasi, membaca kondisi dan membaca segala hal yang pernah dibaca!

Ingat, ketika diasingkan ke Digul, Bung Hatta penah berkata, “Selama bersama buku, saya bersedia tinggal dimana saja”. Dus, sebagai mahasiswa dengan akses tak terbatas, rajin-rajinlah membaca.

3.      Jangan malu (apalagi malas) ikut diskusi

Hal paling mendasar namun terpenting yang sering dilupakan atau sengaja tidak dilakukan oleh massa aksi adalah “mengikuti diskusi pra aksi dan setting aksi”. Kebanyakan dari kalian, ketika diajak untuk melakukan dua hal tersebut akan berujar, “sing penting melu demo” (yang penting ikut aksi: red).

“Sing penting melu demo ndiasmu ngunu”, respon umum yang akan keluar dari mulut para penggerak massa yang cerdas dan bertanggung jawab. Sebab, mereka tidak ingin massa yang mereka bawa adalah massa bodoh yang tidak memahami isu yang diangkat. Kalian tidak mau to disebut sebagai massa yang bodoh? Begitu pula dengan saya.. hehe

Selain bermanfaat untuk mengetahui perkembangan isu dan rencana aksi, mengikuti diskusi pra aksi dan setting aksi juga memiliki banyak keuntungan lain lho, diantaranya mengenal tokoh-tokoh mitologi dalam dunia per-demo-an di wilayah masing-masing, biasanya mereka adalah orang-orang yang keren, nggaya, banyak omong, memiliki analisa mendalam, dan tentu saja kemaki. Di wilayah Ngalian misal ada Prof Risha Islami, Ndan Muso, Kak Ma’ruf (Boleh kok kalian tuliskan tokoh mitologi dunia perdemoan di wilayah kalian masing-masing pada kolom komen dibawah). 

Sekian tips dasar untuk demonstran tingkat pemula yang dapat penulis bagi pada kesempatan kali ini. Pada lain kesempatan dan kalau ada waktu, akan penulis sambung dengan tips-tips lanjutan untuk demonstran tingkat menengah dan lanjut. Tentu setelah kalian baca dan share artikel ini. Semoga bemanfaat. 

Salam Pembebasan!! 
#PanjangUmurPerlawanan

COMMENTS

Name

artikel,254,berita,108,Cerpen,4,esai,26,Fotografi,19,hiburan,7,jualbeli,1,kolom,4,opini,2,Puisi,20,resensi,3,sastra,14,semartv,5,
ltr
item
SemarNews.com: Tips-Tips Dasar untuk Demonstran Pemula
Tips-Tips Dasar untuk Demonstran Pemula
https://4.bp.blogspot.com/-v_c1k_ClPQ0/Vy8VwrEhwrI/AAAAAAAAAPw/aLQJH8FKs4Y4QI1ASrCuCd9u5w0huifXACLcB/s640/kbmw.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-v_c1k_ClPQ0/Vy8VwrEhwrI/AAAAAAAAAPw/aLQJH8FKs4Y4QI1ASrCuCd9u5w0huifXACLcB/s72-c/kbmw.jpg
SemarNews.com
https://www.semarnews.com/2016/05/tips-tips-dasar-untuk-demonstran-pemula.html
https://www.semarnews.com/
https://www.semarnews.com/
https://www.semarnews.com/2016/05/tips-tips-dasar-untuk-demonstran-pemula.html
true
6531980057997603091
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy