Perubahan Iklim itu Misterius


foto:stefanuslimjaya.blobspot.com
Assalamu’alaikum sahabat. Nih kebetulan pas puasa dua hari kemaren saya ikut pertemuan dengan lakpesdam buat diskusi soal perubahan iklim. Tau gak sob, kemaren itu ternyata saya baru tahu ternyata yang dimaksud perubahan iklim itu adalah perubahan dalam jangka panjang dalam distribusi pola cuaca secara statistik sepanjang periode waktu hingga dasawarsa hingga jutaan tahun.

Masih ribet mahaminnya. Gini, perubahan iklim itu salah satu perubahan yang lambat yang tidak disadari. Ia bergantung kepada perubahan suhu bumi, nah perkembangan suhu bumi juga tergantung kepada aktifitas manusia. Tentunya aktifitas manusia yang menyebabkan perubahan suhu itu, kayak industri, penebangan hutan, dan eksploitasi sumber daya alam. Nah udah paham kan.

Kita lanjut lagi, istilah-istilah kayak cuaca dan periode waktu juga bisa berarti perubahan keadaan cuaca rata-rata atau perubahan distribusi peristiwa rata-rata. Hehe, istilah-istilahnya membingungkan ya, pake istilah distribusi segala kayak paketan aja.

Begini maksudnya sob, distribusi peristiwa maksudnya adalah sebuah peristiwa karena perubahan suhu bumi, contohnya hujan dan kemarau, atau bahkan penyakit malaria dan demam berdarah. Bahkan termasuk cuaca ekstrem dan banjir besar yang tiba-tiba melanda pulau jawa gara-gara hujan deres dua hari kemaren. Itu namanya distribusi peristiwa akibat perubahan iklim.  Nah, distribusi peristiwa akibat perubahan iklim inilah yang kemudia disebut sebage pemanasan global

Sekali lagi perubahan iklim itu sangat dipengaruhi oleh perilaku manusia. Mangkanya, kita sebage manusia harus berhati-hati memperlakukan alam, jangan semena-mena dan eksploitatif demi pemenuhan hasrat dan hawa nafsu belaka.

Nah, menurut greenpeace ngeri lagi nih. Menerutnya, perubahan iklim global adalah malapetaka yang sulit dihindarkan.  Menurut mereka, pemakaian bahan bakar dari bahan bakar fosil sangat mempengaruhi hal ini. Sehingga kita harus mengurangi penggunaan BBM. Pertanyaannya, bisa gak kita make motor tanpa bensin? Jawabannya, bisa. Asalkan kita ganti motor yang memang khusus menggunakan bahan bakar bukan BBM…hehe

Sob, kita ini hidup di alam ini cuma numpang. Kita emang udah dipersilahkan nggunain dan makan apapun oleh pemilik alam raya ini. Tapi, sekali lagi kita ini numpang, apa etis kalo kita ngehabisin semua yang ada di alam raya ini sampe-sampe nyebabin alam jadi panas dan cuaca beruba-ubah gak menentu. Layaknya orang numpang, kita taulah harus bersikap bagaimana. Jangan sembarangan ya.

Sob, sikap Alam ntu selalu bergantung sama sikap manusia, pembangunan juga harus merhatiin kondisi lingkungan sekitar. Ini pesen dari Forum Group Discussion tentang Perubahan Iklim bersama Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) NU Jateng kemarin sore di SOS Children Village Banyumanik, turut serta hadir kawan-kawan BEM FST, LBH Semarang, LRC KJHAM, PKBI Kota Semarang, Pemuda Katolik, BLH Kota Semarang, mari bersama menjaga lingkungan demi masa depan bumi....

Semoga ada perubahan sikap kita sama lingkungan. Selamat berpuasa….

Comments

Popular posts from this blog

Lawan Terorisme, FKPT Jateng Kenalkan Konsep Gemeter

Sarasehan Jurnalistik, Gerakan Santri Menulis Lawan Paham Radikalis

Lantik Ranting NU se Kecamatan Gunungpati, Kiai Hanif Tunjukkan Peran NU Hadapi Tantangan

Bangun SDM dan Tekankan Peran Keluarga dalam Pendidikan

PB PMII Dukung POLRI Berantas Terorisme Sampai Ke Akar-Akarnya