KKN UPGRIS Bekerjasama dengan DPD KNPI Kendal, Manfaatkan TI Berdayakan UMKM


Semarnews.com | Kendal - Teknologi informasi memiliki fungsi yang luas. Satu di antaranya adalah memperpendek jarak dan memotong mata rantai penjualan. Penggunaan teknologi untuk kepentingan ekonomi mutlak diperlukan. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten Kendal, Nanang Husni Faruk dalam Workshop Digital Entrepreneurship yang dilaksanakan mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) bersama DPD KNPI Kabupaten Kendal (17/02/2018) di Pendopo Kecamatan Kaliwungu Kendal.

"Pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) hendaknya bisa lebih memanfaatkan teknologi yang ada saat ini untuk memasarkan produk, yaitu dengan internet marketing." Kata Nanang, diterangkan oleh dia hal-hal yang harus dilakukan untuk pemasaran online, "Pertama, dari segi produk. Dengan mendigitalkan atau dibuat unit satuan online agar bisa order secara online. Kedua, promosi membidik pasar netizen melalui social media, website, social chat, marketplace maupun aplikasi mobile lainnya. Ketiga, pricing. Pricing dilakukan dengan mencari solusi biaya murah agar bisa dikonsumsi lebih luas. Keempat, Place atau tempat, sebisa mungkin produk bisa dikirim online." Ungkapnya menerangkan.

Hadir sebagai pembicara kedua, Olin Biojat. Seorang yang fokus pada bidang kewirausahaan. Pada peserta, Olin menjelaskan bahwa bisnis online semakin marak dengan keunggulan lebih praktis, "Jualan online atau bisnis online saat ini semakin marak. Banyak keuntungan yang dapat diperoleh dengan menjalankan bisnis online atau jualan online." Ucapnya, "Sektor ini sekarang mulai banyak digemari oleh para pelaku usaha. Begitu juga dengan masyarakat sebagai konsumen saat ini mulai terbiasa belanja secara online.' imbuhnya, "Menjalankan bisnis online atau jualan online memiliki keuntungan dan peluang yang besar. Banyak kemudahan dapat diperoleh dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di internet." Jelasnya, "Beberapa alasan mengapa bisnis online dapat meningkatkan keuntungan usaha. Dengan berjualan di internet kita bisa terhubung dengan jutaan orang sebagai pasar kita. Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna internet lebih dari 110 juta orang, bahkan anda dapat terhubung ke orang-orang di seluruh dunia." Tandasnya, ia melanjutkan "Tidak perlu memiliki toko sebagai tempat jualan langsung. Tidak memerlukan modal yang besar untuk stok barang dan biaya promosi sebagaimana membuka toko. Tidak harus memiliki banyak karyawan bahkan bisa dikerjakan sendiri. Promosi yang murah dan dapat dilakukan kapan saja selama 24 jam. Khususnya menggunakan medsos. Promosi online dapat lakukan dengan program berbayar seperti endorsement atau paid promote. Bisa juga dengan gratis atau organik." Ia menambahkan, "Bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Jualan online terbuka selama 24 jam. Internet akan bekerja selama 24 jam dan Anda dapat melakukan bisnis online di mana saja asalkan anda memiliki koneksi internet." Pungkasnya.


Bertemakan 'pemberdayaan masyarakat melalui literasi digital menuju desa mandiri' workshop dimaksudkan untuk mendukung program KKN di bidang kewirausahaan. Koordinator KKN Imam Widiyatno menuturkan bahwa setelah kegiatan tersebut akan dilakukan pendampingan oleh mahasiswa agar 50 peserta dari pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di kecamatan kaliwungu dapat mengimplementasikan pada usahanya. Dikatakan bahwa selanjutnya hasil UMKM juga akan dipamerkan pada acara Expo KKN Upgris di  kaliwungu pada 4 maret mendatang. (AL,Semarpers)

Comments

Popular posts from this blog

Sarasehan Jurnalistik, Gerakan Santri Menulis Lawan Paham Radikalis

Bangun SDM dan Tekankan Peran Keluarga dalam Pendidikan

PB PMII Dukung POLRI Berantas Terorisme Sampai Ke Akar-Akarnya

Tebarkan Kasih di Gersangnya Hati

Lawan Terorisme, FKPT Jateng Kenalkan Konsep Gemeter