FGD Orangtua Anak Jalanan, Sikap Bijak Dinsos Semarang



Semarnew.com | Semarang - Menyikapi dengan bijak tentang fenomena anak jalanan Dinas Sosial mengadakan Focus Group Discussion Orangtua Anak Jalanan di Balai Kelurahan Randusari, Jalan Randusari Pos II 155 Randusari Semarang Selatan Kota Semarang. FGD dinilai sebagai sebuah langkah bijak yang ditempuh dalam mensukseskan program Semarang Smartcity dan MIBAJ (Menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan) sebagai sebuah program Kementrian Sosial dalam memperhatikan putra-putri penerus bangsa.

Kabidresos Tri Waluyo SH MH mengungkapkan Forum tersebut, dimaksudkan untuk menemukan solusi terbaik di mana pemerintah tidak hanya sebatas menindak pelaku. Lebih dari itu memberikan jalan keluar yang tepat agar mereka yang hidup di jalanan dan yang mempekerjakan anaknya di jalanan terentaskan dengan cara-cara yang bijaksana. Dikatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait adanya "eksploitasi" anak di jalanan. Bahkan sudah melakukan operasi gabungan dengan maksud sebagai efek jera agar orangtua tidak melakukan eksploitasi dan lebih memperhatikan anak.

Operasi gabungan sebagaimana dimaksud dengan menangkap anak untuk dikembalikan ke sekolah dan memberikan edukasi terhadap para orangtua anak jalanan. Hal tersebut sebagaimana dinyatakan oleh Kasie TSPO, Anggie Ardhitia SH MH. FGD dimaksudkan menggali permasalahan secara mendalam dengan cara membentuk kelompok diskusi yang dipandu oleh LSM Setara sebagai mitra strategis pemerintah kota semarang untuk mengentaskan kehidupan anak jalanan. Selain itu FGD juga menghadirkan perwakilan dari dinas terkait. Disebutkan, Diskaner, Dinkop, Dinperindag, Disdik, Satpol PP, DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak) dan LSM Setara

Ketua LSM Setara, Tsaniatus Salicha berharap dengan adanya FGD tersebut, selanjutnya bisa membuat program yang mengentaskan mereka keluar dari kehidupan jalanan. Menurutnya, dengan FGD tersebut, Dinsos dan LSM Setara secara langsung menerima masukan dari orangtua anak jalanan. Sebab, merumuskan program strategis dalam mensukseskan Mibaj tidak bisa dirukuskan sekaligus dilaksanakan secara sepihak. (HQ.Semarnews)

Comments

Popular posts from this blog

Lantik Ranting NU se Kecamatan Gunungpati, Kiai Hanif Tunjukkan Peran NU Hadapi Tantangan

Lawan Terorisme, FKPT Jateng Kenalkan Konsep Gemeter

Ragam Aksi Teror, Ika Unnes Sampaikan Pernyataan Sikap

Wow, Seminar Hasil Penelitian Balai Litbang Agama Semarang Ungkap 42 Persen Mahasiswa LDK Setuju Khilafah

FKPT Jateng Ajak Tingkatkan Kewaspadaan Dini Hadapi Terorisme