Meski Telah Sukses, Harapkan Warga Jateng Mau Terima


Semarnews.com | Semarang – Tak pernah terpikirkan bahwa profesionalisme kerja mampu mengantarkannya dalam sebuah kontestasi politik sebagai calon gubernur jawa tengah. Ini membuktikannya memiliki pemikiran, pengalaman dan pola kinerja yang terukur sehingga dibutuhkan oleh bangsa ini. Sudirman Said mengungkapkan sebagian pengalamannya saat bersilaturrahmi pada para  Kiai, dan kader NU Semarang di Gedung Majlis Taklim PCNU Kota Semarang, Jalan Puspogiwang I No 47 Gisikdrono Semarang Barat, Kota Semarang (28/04/2018).

Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan bahwa sangat relevan bila pemerintah memperhatikan lembaga pendidikan pesantren, madin, tpq dan sejenisnya. Menurutnya, lembaga-lembaga dari organisasi massa seperti NU dan Muhammadiyah memiliki jasa yang besar bagi pembentukan karakter religius bangsa Indonesia, “Pemerintah harus berterima kasih karena sebagian dari tugas-tugasnya mencerdaskan kehidupan bangsa telah dilaksanakan oleh lembaga-lembaga tersebut,” kata Sudirman. Dengan sedikit bercanda ia menyatakan, “Kalau dulu pernah mendapat kesempatan membantu pemerintah membenahi Pertamina dan sebagainya, siapa tahu saya diterima juga benahi Jawa Tengah,” kata Sudirman dengan kalem.

Tak mau berbicara tentang program kampanye, ia justru mengungkapkan pendapat tentang Pancasila. Menurut dia Pancasila merupakan produk pemikiran yang luar biasa. Ia memandang hal tersebut berdasar kesadaran bangsa akan ke-Esa-an Tuhan dengan memberikan landasan Ketuhanan Yang Maha Esa pada sila pertama. Dikatakan, hal ini merupakan bukti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius. Tak berbeda, dia pun menyatakan bahwa kondisi umat beragama di Jawa Tengah menunjukkan religiusitas yang baik, “yang terpenting kekuatan umat beragama perlu disatukan” ucapnya.

Dikatakan, sikap keberagamaan dan keberagaman warga Jawa Tengah sangat kondusif dengan berbagai ormas penyangga kehidupan bernegara. Namun, ia berpendapat bahwa hanya NU yang secara terang menunjukkan komitmen dan andilnya dalam menjaga konsep negara Bhineka Tunggal Ika, “NU sebagai elemen paling penting, dengan Islam moderat bagi pilar keberagaman,” tegasnya. Lepas dari berbagai kecenderungan pribadi warga NU, ia berpesan untuk menjaga netralitas Nahdlatul Ulama dalam berpolitik.

Menutup acara silaturrahmi, Sudirman berkata, “Prioritas nomer setunggal niku jaga kerukunan, dan jaga kekompakan. Urusan pilihan gubernur niku urusan nomer kaleh” demikian ia mengutip pesan Gus Yusuf Chudlori (Prioritas nomer satu adalah menjaga kerukunan dan menjaga kekompakan, urusan pilihan gubernur itu urusan yang kedua).

Sementara, Rois Syuriah PCNU Kota Semarang, KH Hanif Ismail dalam kesempatan tersebut berharap semoga apa yang akan diperjuangkan oleh Sudirman Said untuk memajukan Jawa Tengah dapat memberikan manfaat yang bagi masyarakat mendapatkan ridla Allah SWT. Dengan adanya silaturrahim tersebut, ia menegaskan bahwa NU tetap netral, tidak terkait dengan kontestasi politik, dan karakter NU selalu terbuka bagi siapa saja. (HQ.semarnews)

Comments

Popular posts from this blog

Lantik Ranting NU se Kecamatan Gunungpati, Kiai Hanif Tunjukkan Peran NU Hadapi Tantangan

Lawan Terorisme, FKPT Jateng Kenalkan Konsep Gemeter

Sarasehan Jurnalistik, Gerakan Santri Menulis Lawan Paham Radikalis

Ragam Aksi Teror, Ika Unnes Sampaikan Pernyataan Sikap

PB PMII Dukung POLRI Berantas Terorisme Sampai Ke Akar-Akarnya