Sinergitas Gerakan Perempuan Dengan Pemerintah Jadikan Negara Aman


Semarnews.com | Semarang - Perempuan secara kondrati melahirkan anak sebagai generasi penerus garis keturunan. Pun demikian perannya dalam pendidikan tak dapat disepelekan sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Diajarkan, perempuan adalah tiang negara
"Sinergi ibu-ibu dengan Negara akan menjadikan negara aman" Kata Dr. KH. M Adnan, MA saat memberikan sambutan dalam pengajian selapanan Jaga Gawang Aswaja di Masjid Baitul Ma'mur jalan Kakap 55, Kuningan, Semarang Utara, Kota Semarang (15/04/2018). Kiai Adnan dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Semarang terhadap pengajian Jaga Gawang Aswaja yang digelar secara rutin oleh Muslimat NU Kota Semarang. Lebih lanjut, Kiai yang pernah menjadi Ketua PWNU Jateng tersebut mengungkapkan keberhasilan Pemerintah Kota Semarang dalam pembangunan infrastruktur dan fasilitas penunjang lainnya. Ia berharap agar semua kemajuan kota semarang dalam pembangunan fisik diimbangi dengan pembangunan spiritual seperti kegiatan jaga gawang aswaja.

Menegaskan apa yang diungkapkan oleh Kiai Adnan, Hj Hevearita G Rahayu menyatakan harapannya terhadap para ibu-ibu Kota Semarang, terlebih pada para bu Nyai yang ada dalam Jaga Gawang Aswaja mampu memimpin putra-putri penerus bangsa, dan menjaga mereka dari bahaya narkoba, serta pergaulan bebas yang ujungnya mengarah pada tindakan kekerasan, free sex dan tindakan negatif lainnya. Selain itu, menjaga dari kabar bohong yang tersebar melalui medsos. Diakuinya, kunci kesuksesan dalam pembangunan kota semarang adalah kekompakan antara Walikota dengan Wakil Walikota. Hendrar Prihadi bersamanya selalu saling mengisi dan berbagi tugas kepemerintahan.

Lebih lanjut Wakil Walikota Semarang yang akrab disapa Mbak Ita mengatakan pentingnya menjaga kesehatan. Dalam hal ini, akan diagendakan adanya tes IVA secara gratis bagi ibu-ibu jaga gawang. Hal ini dia lakukan untuk mencegah para ibu dari penyakit yang saat ini banyak menginveksi kaum perempuan yakni serviks. Selain berbicara masalah pembangunan dan kesehatan, Mbak Ita turut mensosialisasikan pilkada damai. Pada para jamaah dia berpesan untuk mensukseskan pemilihan gubernur jawa tengah dengan menggunakan hak suara dengan tetap menjaga iklim kehidupan bermasyarakat tetap kondusif. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Hevearita bersama Ketua TP PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi juga memberikan kuis dengan total hadiah uang tunai 3 juta rupiah.

Mewakili PC Muslimat NU Kota Semarang, Hj Aminah Hadlor Ihsan saat memberikan sambutan mengingatkan kepada para jamaah akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesucian. Hal ini, dikatakan olehnya, mengacu pada persoalan fiqh islam yang secara detail diterangkan dalam bab thaharah. (HQ.semarnews)

Comments

Popular posts from this blog

Lantik Ranting NU se Kecamatan Gunungpati, Kiai Hanif Tunjukkan Peran NU Hadapi Tantangan

Lawan Terorisme, FKPT Jateng Kenalkan Konsep Gemeter

Sarasehan Jurnalistik, Gerakan Santri Menulis Lawan Paham Radikalis

Ragam Aksi Teror, Ika Unnes Sampaikan Pernyataan Sikap

PB PMII Dukung POLRI Berantas Terorisme Sampai Ke Akar-Akarnya