Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PMI Pacu UU Terbaru Relawan Kuasai Cash Training Program


Semarnews.com | Semarang - Berkembangnya zaman memberikan efek tersendiri dalam kegiatan kemanusiaan. Hal ini, tampak pada program bantuan kemanusiaan yang kian elastis, cepat, dan tepat. Memacu sumber daya manusia yang ada, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah mengadakan pelatihan Bantuan Berbasis Tunai (Cash Training Program) bagi sukarelawan dan staf PMI yang dilaksanakan sejak Selasa hingga hari ini (24/)05/2018) di Gedung Prof. DR. dr. H. Satoto, SpGK, Komplek PMI Center Semarang jalan Arumsari RT 11 RW 2 Sambiroto Tembalang Kota Semarang.

Saat diwawancarai Ketua PMI Jateng H. imam Triyanto menerangkan bahwa bantuan yang tepat sasaran sangat dibutuhkan oleh korban bencana, Saat situasi tanggap darurat bencana, PMI memiliki peran untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh korban, dengan jenis dan metode yang beragam, Kata Imam seusai menutup pelatihan, "dan itu membutuhkan personil yang terampil. Sebab, mesti melakukan analisis berbagai hasil pendataan dengan cepat" imbuhnya.

Diterangkan, program Cash Based Program (CBP) atau Bantuan Berbasis Tunai (BBT) telah diimplemetasikan oleh PMI dalam respon kebencanaan di beberapa daerah. Pada umumnya, Cash for Work. Program ini terakhir diujicobakan dalam bentuk BBT melalui voucher dalam penanganan bencana Sinabung 2014 lalu. Praktiknya, voucher digunakan oleh penerima bantuan untuk membeli peralatan perbaikan rumah di pasar lokal. Hasil evaluasi terhadap Bantuan Berbasis Tunai lebih efektif dan efisien daripada distribusi langsung.

Sementara, Handoko memaparkan metode yang digunakan dalam pelatihan tersebut, Pendistribusian bantuan dalam pelatihan ini disimulasikan dengan beberapa metode, diantaranya dengan pemberian langsung, dengan voucher dan uang elektronik ungkap Kasi Pelayanan Masyarakat PMI Provinsi Jawa Tengah.

Lebih lanjut ia menyatakan harapan adanya pelatihan tersebut, yakni dapat menerapkan berbagai metode pemberian bantuan kepada korban bencana, Staf maupun sukarelawan PMI nantinya mampu melakukan distribusi bantuan dengan tepat sasaran saat situasi bencana, tandasnya.

Ditambahkan, target peserta dalam pelatihan tersebut berjumlah 35 sukarelawan yang dipilih dari 10 Kabupaten-Kota di Jawa Tengah ini yang sering terdampak bencana. Hal ini untuk mengacu pada kebutuhan mengakomodir peningkatan kapasitas sukarelawan dan staf PMI dari kabupaten dan kota yang ada di Jawa Tengah. (HQ.semarnews)

Posting Komentar untuk "PMI Pacu UU Terbaru Relawan Kuasai Cash Training Program"

Berlangganan via Email