Pengelola PRPP Jateng Diminta Buat Event yang Menarik



SEMARANG II SemarNews.com - Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah meminta pengelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pusat Rekreasi Promosi dan Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah terus melakukan inovasi atau terobosan untuk menggaet wisatawan bisa berkunjung ke tempat wisata tersebut. “Pengelola harus banyak membuat event yang menarik, event yang bisa mendatangkan pengunjung datang dengan intensitas tinggi alias tidak hanya datang secara berkala saja, seperti datang saat Jateng Fair tiap bulan Agustus atau momen tahun baru saja,” ucap Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah, Muh Hendri Wicaksono, Senin (7/1).

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Jateng itu melanjutkan, pengelola PRPP Jateng bisa belajar dari pengelolaan Jatim Park yang ada di Kota Malang Jawa Timur, disitu mempunyai museum musik yang merupakan satu-satunya yang dimiliki di Indonesia bahkan merupakan satu-satunya se-Asean. Hal tersebut yang bisa menjadi magnet wisatawan domestik maupun wisatawan asing untuk mengunjunginya. “Pengelola PRPP Jateng bisa membuat event apa, yang unik dan menarik yang tidak dijumpai ditempat lain, dengan seperti itu saya optimis pengunjung bisa bertambah banyak lagi,” ucapnya.

Politisi asal Temanggung itu menambahkan, posisi PRPP Jateng sangat strategis, terlebih saat ini menjadi penghubung ke Bandara Ahmad Yani Semarang. Dengan  posisi yang strategis tersebut, bisa dikunjungi oleh orang yang hendak ke Bandara atau pulang dari Bandara. “Jika ada yang beda dan menarik, saya yakin mereka (Para penumpang Bandara Ahmad Yani, red) mau mampir atau singgah ke PRPP,” tutur dia optimis.

Sementara itu, Direktur PT PRPP Jateng, Titah Listiorini menuturkan, pada 2018, total kunjungan wisatawan di Grand Maerokoco yang menjadi andalan PRPP Jateng mencapai 452.000 orang. Dirinya optimis, di tahun 2019 bisa meningkat bila dibanding tahun sebelumnya. “Kami yakin, ditahun 2019 kunjungan bisa naik 20 persen syukur bisa lebih. Saya optimis kunjungan bisa tembus 500.000 orang sehingga bisa mendongkrak pendapatan PT PRPP," ucapnya.

Titah melanjutkan, pihaknya membidik pendapatan Rp 12 miliar sepanjang 2019. Target pendapatan tersebut naik Rp 1 miliar jika bandingkan dengan target pada 2018, yang hanya Rp 11 miliar. "Tahun ini, kami optimistis pencapaian target senilai Rp 12 miliar dapat tercapai. Kami akan memperbanyak mengadakan event untuk mencapai target tersebut," janjinya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Titah, sepanjang 2018, pendapatan PT PRPP hanya mencapai 95 persen dari target yang dibebankan. Kendati demikian, pihaknya optimistis perolehan pendapatan pada 2019 mampu terpenuhi.  "Memang agak tinggi targetnya pada tahun 2018, tidak tercapai di kegiatan Jateng Fair 2018, tetapi kegiatan itu tidak merugi. Kalau ditotal seluruhnya cuma 95 persen terealisasi," pungkasnya. (HW-).
---------------

Comments

Popular posts from this blog

Antara Candana dan Mataram

PSSI saja bisa dibekukan, kenapa HTI tidak?

Jika Wahyu Telah Hilang, Ibukota Akan Gamang