Ansor Kecam Pengganggu Kondisi Kambtibmas Kota Semarang

NYATAKAN SIKAP :Pengurus inti Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang menyampaikan pernyataan sikap saat deklarasi dukungan Ansor terhadap TNI-Polri, dan pemerintah dalam mengawa kondusifitas Kota Semarang di Kantor Nahdlatul Ulama (NU) Kota Semarang, Jalan Puspogiwang I No 47 Semarang, Kamis (7/2).


SEMARANG II SemarNews.com - Berbagai persoalan yang muncul belakangan ini menarik sejumlah pihak. Salah satunya Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang. Organisasi badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) ini pun mengambil sikap. Dengan tegas Ansor-Banser Kota Semarang mengecam pelaku gangguan keamanan, dan ketertiban masyarakat (Kabtibmas)

"Kami mengutuk pihak atau kelompok yang berkeinginan mengganggu ketenangan, ketentraman masyarakat Kota Semarang," kata Ketua GP Ansor Kota Semarang, Syaiful Bahri, saat deklarasi dukungan Ansor terhadap TNI-Polri, dan pemerintah dalam mengawa kondusifitas Kota Semarang di kantor NU Kota Semarang, Jalan Puspogiwang I No. 47 Semarang, Kamis (7/2).

Rahul, sapaan akrab Syaiful Bahri melanjutkan, Ansor-Banser siap mendukung TNI - POLRI dalam menjaga stabilitas Kota Semarang dengan memberikan instruksi pada jajarannya untuk terlibat dalam cipta kondusi di tengah masyarakat.

"Pimpinan Cabang (PC GP Ansor,red) memberikan instruksi kepada semua jajaran, baik mulai dari tingkat cabang dan Satkorcab Banser, PAC dan Satkoryon Kecamatan, Pimpinan Ranting dan Satkorkel Kelurahan untuk terlibat dalam menjaga keamanan, ketentraman, dan kenyamanan masyarakat," ujarnya.

Dengan jelas, Rahul merujuk pada posisi keamanan masyarakat yang dapat diisi oleh personilnya. Ada pos ronda, dan berbagai tempat yang bisa diisi personil Ansor-Banser.

Ketua Ansor Koordinator Wilayah (Korwil) Jateng-DIY, Mujiburrohman yang turut memantau acara deklarasi tersebut mengatakan, pengurus Ansor-Banser harus solid dalam situasi apa pun. Menurutnya, Ansor-Banser merupakan salah satu organisasi yang ikut mendirikan sekaligus mengawal NKRI.

"Maka wajib turut serta menjaga kondusifitas di daerah manapun berada," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Siber Ansor Kota Semarang, Dimas Bagus Pamungkas yang turut mendampingi Rahul menambahkan, dalam kondisi seperti sekarang ini, masyarakat diminta mengedepankan kejernihan berpikir dalam mengolah setiap informasi yang diterima, kemudian baru menetukan tindakan yang harus dilakukan.

"Kami tengah menyiapkan Pusat Informasi Ansor Kota Semarang. Lembaga ini akan membantu masyarakat dalam memeroleh informasi yang valid," ujarnya.

Tak kurang 500 an orang turut menyaksikan deklarasi itu. Selain Rahul dan Dimas BP, tampak hadir, Sekretaris Ansor Jawa Tengah, M Rikza Chamami, Sekretaris Ansor Kota Semarang, Robithoh Zein, Komandan Banser Kota Semarang, M Noor Faiz, dan sejumlah pengurus penting lainnya. (HW-)
---------------

Comments

Popular posts from this blog

Antara Candana dan Mataram

PSSI saja bisa dibekukan, kenapa HTI tidak?

Jika Wahyu Telah Hilang, Ibukota Akan Gamang