PDBI Usulkan Drum Band Masuk Cabor PON 2020



SemarNews.com | Semarang -  Drum band banyak diidentikkan dengan musik militer atau paramiliter. Drum band sebagai musik banyak diadakan pula di sekolah, namun tak banyak orang yang mengetahui drum band sebagai sebuah olahraga. Hal inilah yang masih diperjuangkan oleh Persatuan Drum Band Indonesia (PB PDBI) agar masuk secara resmi sebagai cabang olahraga (Cabor) dana Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diadakan pada tahun 2020 mendatang di Propinsi Papua.

PDBI Jawa Tengah dan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah menyadari untuk mempopulerkan drum band sebagai olahraga memang bukan hal mudah. Namun keduanya optimis dapat dilakukan secara bertahap.

"Ya memang tidak mudah, salah satunya tadi karena peralatannya yang mahal. Saat ini yang kita lakukan baru memasyarakatkan drum band," kata Ketua PDBI Jateng, Dyah Kartika Permanasari disela pelatihan pelatih drum band tingkat Jawa Tengah di Hotel Siliwangi Semarang, Senin (11/3/2019).

Baca juga : Sudirman Said; Pemilu Bukan Pengukuhan Kembali Petahana

Pelatihan pelatih dipersepsikan juga untuk dapat memajukan drum band dan menjadikannya sebagai olahraga. Adanya pelatih, katanya, sebagai penunjang sumber daya manusia agar masyarakat mengerti perbedaan drum band sebatas musik dan sebagai olahraga. Dia menerangkan, drum band dalam perspektif olahraga yang membutuhkan kecerdasan, stamina, serta konsentrasi tinggi dengan aturan jumlah pemain dan berbagai aturan lainnya. Kekompakan sebuah grup di mana para pemain harus bergerak sesuai koreografi yang sudah diatur sambil memainkan instrumen musik.

Anggota legislatif Jateng dari PDIP ini melanjutkan, usulan drum band sebagai cabang olahraga bukan tanpa alasan, sebab, saat Porprov (pekan olahraga provinsi) Jateng tahun 2018 di Solo, drum band sudah menjadi salah satu Cabor yang dilombakan.

Tika, sapaan akrabnya, menilai geliat drum band di Jawa Tengah semakin bagus, terutama di lembaga pendidikan, namun secara organisasi belum semua Kabupaten/Kota terbentuk Pengcab/Pengkot PDBI. “Saat ini baru terbentuk 18 Pengcab/Pengkot. Supaya mudah koordinasi dan pemerintah daerah bisa menfasilitasi, kami mendorong semua Kabupaten/Kota terbentuk PDBI,” tugasnya.

Baca juga :Sambut Deklarasi JKSN, Bupati Temanggung Beri Pesan Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Hal sama diungkapkan, Kabid Keolahragaan Dinporapar Jateng, Effendi Hari Marsudi Catur, pihaknya mengaku terus melalakukan pendampingan untuk keberlangsungan drum band sebagai olahraga di Jateng, salah satunya dengan kegiatan pelatihan pelatih bersama PDBI Jateng ini. “Selain dengan pelatihan-pelatihan. Kedepan, kami juga akan mengadakan kegiatan-kegiatan kejuaran (Lomba) drum band untuk pelajar. Kami juga menekankan drum band kaearah olahraga, bukan display (Seni),” ujarnya.

Terkait usulan PDBI Jateng bisa masuk salah satu cabor di PON 2020 mendatang, dirinya menjawab dengan tegas, untuk PON 2020 di Jaya Pura mendatang dram bund belum bisa diikutkan. “Kami sudah usulkan ke Kemenpora. Setelah memperhatikam berbagai pertimbangan ternyata belum bisa diikutkan. Kami sudah berupaya keras mengusulkan, tapi Kementerianlah yang menentukan,” pungkasnya. (HQ).
---------------

0 Response to "PDBI Usulkan Drum Band Masuk Cabor PON 2020"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel