Sudirman Said; Pemilu Bukan Pengukuhan Kembali Petahana



SemarNews.com , Brebes - Direktur Materi Debat dan Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said mengungkapkan Pemilu bukan sarana pengukuhan kembali petahana. Pemilu harus menjadi kontestasi untuk perbaikan kondisi kehidupan masyarakat.

"Penyelenggaran pemilu juga bukan panitia pengukuhan kembali petahana, karena itu penyelenggara harus berpihak pada pemilih, bukan kepada kontestan atau petahana," tukas Sudirman dalam pertemuan dengan relawan Sedulur SS, Sabtu (9/3/2019) di Brebes, Jateng.

Menurutnya, penyelenggara harus memfasilitasi agar rakyat dapat memilih kandidat terbaik.  Memilih yang menawarkan perbaikan. Kepada aparat kemanan, Sudirman meminta untuk netral agar rakyat, apapun pilihannya, merasa terlindungi.  "Aparat keamanan bukan pelindung petahana, atau pelindung pemilih petahana.  Aparat bukan pula musuh para pendukung penantang," tandas dia.

Baca juga :Sambut Deklarasi JKSN, Bupati Temanggung Beri Pesan Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Mengutip Capres 02, Prabowo Subianto, Sudirman menyampaikan, "tentara, polisi, aparat kemanan, petugas intelejen dibiayai uang rakyat, disekolahkan dengan uang rakyat, digaji dengan uang rakyat, diberi pangkat dan kedudukan oleh rakyat. Maka tugasmu adalah melindungi rakyat. Seluruh rakyat tanpa kecuali," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sudirman mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan di banyak tempat orang berpikir akal sehat saja dipersulit.  Kampanye mendukung pasangan 02 dihalang-halangi.

Baca juga : TKD Yakini Gaya Merakyat Jokowi Bikin Kubu Sebelah Linglung

Yang lebih memprihatinkan, aparat dan pengawas membiarkan tindakan politik uang yang terjadi di depan mata mereka. "Kalau politik uang dibiarkan, bangsa ini tidak akan pernah maju. Karena demokrasi akan selalu dikangkangi perusak demokrasi. Para pelaku politik uang itu pelanggar peraturan, perusak demokrasi," pungkas Sudirman. (HQ)
---------------

0 Response to "Sudirman Said; Pemilu Bukan Pengukuhan Kembali Petahana"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel