Dua Pekan, 3 Gelandangan Tanpa Identitas Terjaring Patroli Ramadhan



SEMARNEWS.COM | SEMARANG - Patroli Ramadhan Tim Penjangkauan Dinsos (TPD) telah berlangsung selama dua pekan. Dari patroli tersebut disebut, diantaranya terdapat tiga orang gelandangan tanpa identitas terjaring razia. Koordinator TPD, Dwi Supratiwi mengungkapkannya saat ditemui di sela aktifitasnya.

Tiwi, demikian ia biasa disapa, mengatakan terdapat 3 orang yang tidak memiliki identitas dalam operasi Ramadhan. Dikatakannya, dari laporan Dwi Santoso selaku koordinator tim yang bertugas menemukan pria yang diperkirakan berusia hampir 50 tahun.

Pria tersebut hidup menggelandang di depan rumah makan padang yang ada di daerah Krapyak. Kendalanya TPD tidak berhasil menggali informasi tentang orang tersebut "Orang tersebut susah diajak komunikasi," katanya.

Selanjutnya, pria yang dijangkau oleh TPD di sebuah mini market yang ada di Tembalang. Dari adanya laporan masyarakat tentang seseorang yang dinilai meresahkan penduduk setempat, tepatnya di sekitar ruko yang ada daerah Tembalang. "Tim Patroli 4 TPD segera melakukan penyisiran sebagaimana informasi yang masuk," ujarnya.

Setelah diketemukan, lanjutnya, ternyata laki-laki yang diperkirakan berusia antara 50-60 tahun tersebut juga tidak bisa diajak komunikasi. Menurut informasi yang didapat dari warga sekiitar, pria tersebut susah lama menggelandang di ruko tersebut.

Kata Tiwi, hal serupa juga dijumpai Tim Patroli 6 tatkala berpatroli di sekitar Tugumuda yang mendapati perempuan yang hidup menggelandang cukup lama di sekitar pasar Bulu. Secara fisik, perempuan tersebut diperkirakan usia sekitar 40 tahun. "Kalau ditanya jawabannya sering tidak sesuai, tapi menjawab," ungkapnya.

Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Tri Supriyanto menyatakan apresiasinya terhadap kinerja TPD, terlebih kinerja tersebut juga diiringi dengan peningkatan sumber daya manusianya. "Selama ini kinerja TPD sudah mengalami peningkatan (SDM). Dalam hal ini penanganan secara cepat terhadap laporan laporan yang masuk, antara lain pengaduan dari masyarakat baik yang bekerja sama melalui aplikasi Lapor Hendi, Call Center 112, pendampingan dengan Ambulance Hebat, maupun BANKOM Polrestabes," urainya.

Ia berharap, TPD di masa mendatang bisa lebih maksimal lagi dalam penanganan pengaduan layanan masyarakat. Lebih dari itu dirinya berharap agar pemerintah juga bisa lebih memperhatikan keberadaan satuan petugas yang tergabung dalam TPD. "Karena TPD umumnya terdiri dari unsur relawan sosial yang dengan sukarela membantu pemerintah untuk penanganan PMKS secara 24 jam di Kota Semarang," lugasnya.

Lebih lanjut Tri mengungkapkan, agenda kegiatan yang rutin dilakukan oleh TPD tersebut diharapkan dapat menyisir anak jalanan dan PGOT di jalur protokol, maupun di perempatan traffic light. "Patroli Ramadhan Dinas Sosial Kota Semarang tahun ini direncakan mulai tanggal 7 Mei 2019 dan berakhir pada 9 Juni 2019," tandasnya. (HQ)
---------------

0 Response to "Dua Pekan, 3 Gelandangan Tanpa Identitas Terjaring Patroli Ramadhan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel