Segel Karaoke Liar Sekitar MAJT Dibuka Paksa, Satpol Tegaskan Berikan Denda

Tempat karaoke
Tempat Karaoke Liar yang sudah disegel Satpol PP, kembali dibuka tanpa sepengetahuan yang berwenang

SemarNews.com | Semarang - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Fajar Purwoto menegaskan, pihaknya akan menjatuhkan denda bagi para pemilik karaoke liar yang membuka kembali usahanya, di sekitar Masjid Agung Jawa Tengah.

"Mereka, para pemilik karoeke, dengan sengaja mencopot segel yang sudah kami pasang, dan membuka kembali usahanya," katanya kepada awak media, Selasa (30/7/2019)

Pencopotan segel secara paksa, lanjutnya, adalah tindakan yang melanggar hukum.

"Tentunya akan kita kenai denda, karena membuka satpol PP line tanpa izin. Untuk dendanya masih dalam proses perhitungan," imbuhnya

Saat ini pihaknya masih menunggu surat teguran dari pihak Kecamatan kepada para pemilik karaoke liar tersebut.

"Mekanismenya, memang dari pihak kecamatan melayangkan surat teguran sampai 3 kali, setelah itu kita bongkar. Karena, untuk peringatan, itu, memang  ranahnya Lurah dan Camat. Kami hanya dipenegakkan perdanya", imbuhnya.

Ia menegaskan, selama ini pihaknya telah melakukan kerja secara profesional.

"Namun, kami juga meminta masyarakat untuk bersama-sama mengawasi bila terjadi pelanggaran pelanggaran lagi," tambahnya.

Sebelumnya, Tiga aliansi Remaja Masjid Menyayangkan beroperasinya kembali tempat karaoke di sekitar Masjid Agung Jawa Tengah, yang jelas disegel pemerintah daerah melalui pihak penegak perda (Satpol PP) Kota Semarang.

”Kami aliansi tiga remaja masjid menyayangkan aksi mereka (Pengusaha karaoke dan pekerjanya), jelas-jelas disegel pihak penegak Perda (Satpol PP) kok nekad dibuka dan beroperasi, itu sama halnya pelecehan terhadap Masjid tiga besar di Semarang (MAJT, MAS dan Baitturahman)," ungkap Ahsan Fauzi sebagai koordinator aliansi tiga masjid.

Padahal, lanjutnya, saat penyerahan   pernyataan sikap dan tanda tangan dukungan masyarakat di Balaikota kepada Walikota Semarang, Hendar Prihadi, Senin (22/7) lalu, pihak Pemkot, juga menyampaikan tidak akan melakukan pemberian izin IMB

"Saat itu, Hendi mengatakan, sepanjang bangunan belum ber-IMB dan belum berizin, Walikota tidak akan mengeluarkan izin," tandasnya. (HZ)
---------------

0 Response to "Segel Karaoke Liar Sekitar MAJT Dibuka Paksa, Satpol Tegaskan Berikan Denda"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel