Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BIN Kembali Vaksinasi Pelajar, Terpusat di SMP 15 Semarang, Targetkan 1.000 Siswa



SEMARANG, SmarNews .com - Badan Intelijen Negara (BIN) bersama Dinas Kesehatan Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan Kota Semarang kembali menggelar vaksinasi massal untuk pelajar di Kota Semarang.


Kali ini, vaksinasi massal pelajar yang dilakukan BIN dipusatkan di SMP 15 Semarang dengan target 1.000 siswa.


Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto, SH MH mengatakan, vaksinasi massal pelajar ini untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka percepatan program vaksinasi. Kegiatan vaksinasi massal untuk pelajar kali ini dikhususkan untuk pelajar SLTP.


"Kegiatan vaksinasi massal kali ini ditargetkan sekitar 1.000 orang terdiri dari siswa SMP N 15 Semarang, SMP N 32 Semarang, serta siswa SMP 2 dan 3 yang belum tervaksin pada 14 Juli lalu," kata Sondi Siswanto di SMP 15 Semarang, Jalan Supriyadi No 72 Semarang, Senin 19 Juli 2021.


Sondi menjelaskan, kegiatan vaksinasi massal untuk pelajar dilaksanakan secara terpusat di SMP N 15 Semarang. Vaksin yang digunakan adalah jenis Sinovac yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).


Menurut Sondi, vaksinasi massal ini sebagai upaya percepatan penanggulangan Covid-19 dan membentuk herd immunity (kekebalan komunal) untuk Indonesia sehat dan hebat, khususnya pelajar di Jawa Tengah.


"Kegiatan vaksinasi melibatkan sebanyak 20 tenaga kesehatan dari puskesmas. Harapannya proses pembelajaran tatap muka dapat segera dilaksanakan," imbuhnya.


Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang ikut memantau jalannya vaksinasi pelajar di SMP 15 Semarang bersyukur dengan adanya bantuan vaksinasi dari BIN.


Setidaknya sudah ada ribuan vaksin yang telah diberikan kepada siswa dan warga di Kota Semarang yang dilakukan secara bertahap.


"Minggu kemarin BIN membantu 3.000 vaksin untuk pelajar dan masyarakat. Hari ini BIN kembali memberikan 2.000 vaksin yang dibagi untuk pelajar dan masyarakat," terangnya.


Deputi V BIN bidang Intelijen Teknologi Mayjen TNI Ruruh A Setyawibowo mengatakan, bahwa BIN adalah milik rakyat Indonesia.


Kehadiran di tengah masyarakat, khususnya siswa guna membantu pemerintah dalam percepatan vaksin. BIN berkewajiban ikut serta membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19.


"Kapan pun, di mana pun BIN akan selalu hadir. Terlebih saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini," kata Ruruh.


Menurut Ruruh, kegiatan vaksinasi massal pelajar ini merupakan salah satu bentuk perhatian BIN kepada anak-anak usia 12 hingga 18 tahun.


Terutama pelajar SMP dan SMA yang merupakan generasi penerus bangsa dan menjadi tulang punggung negara Indonesia ke depan.


Vaksinasi dimulai pada pukul 08.00 WIB. Siswa yang melaksanakan vaksinasi harus membawa Kartu Keluarga (KK), surat persetujuan dari orangtua, serta formulir screening yang telah diisi atas bimbingan orang tua.


Sebelum melaksanakan vaksinasi, peserta harus melakukan registrasi dan verifikasi. Kemudian mengikuti proses screening oleh guru dan tenaga pendidikan yang sebelumnya telah ditraining pihak Dinas Kesehatan.


Setelah melalui proses screening, peserta langsung dilakukan vaksinasi oleh tenaga kesehatan.


Setelah divaksin, peserta menunggu 15 menit untuk observasi guna mengetahui gejala atau keluhan setelah vaksin. Apabila dirasa baik-baik saja, peserta baru diizinkan untuk pulang.


Pelaksanaan vaksinasi juga dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan, sehingga pemanggilan peserta vaksinasi dibagi per sesi guna menghindari terjadinya kerumunan. Pengecekan suhu dilaksanakan di pintu masuk area vaksinasi.


Selain pelaksananaan vaksinasi, siswa-siswi juga dibagikan goody bag yang berisi vitamin C, vitamin D, hand sanitizer, susu kotak, roti, serta masker. (HW -)

Posting Komentar untuk " BIN Kembali Vaksinasi Pelajar, Terpusat di SMP 15 Semarang, Targetkan 1.000 Siswa"